Sabtu, 12 April 2014

Harapan,Cinta & Tuhan

saatnya memulai langkah baru
walaupun aku tak tahu
apalah yang dicari didunia ini

hanya sementara seperti permainan
ada yang berguna dan tak berguna
sama halnya dengan cinta
ada yang suci ada yang terkontaminasi

padahal hakikat cinta 
tulus seputih bidadari
sesuci embun pagi
abadi dengan illahi

berharap atau mengharapkan
mencintai atau dicintai
memilih atau dipilih

semua hanya kembali jawaban-NYA
kadang terlihat kejam sesungguhnya mulia

Aku yakin karena-NYA
aku berpikir maka aku ada 
dan aku bisa memenangkannya
mendapatkan wujud nyata
sebuah harapan dan cinta dari-NYA

Minggu, 16 Maret 2014

Dua Bidadari

dalam setiap sujud panjangku
dalam dekap pangkuan-MU
dalam belai kasih sayang-MU
senantiasa ku panjatkan doa untuknya

dimana hari telah berganti
sosoknya yang tak akan pergi
ku ciptakan cinta didunia sendiri
engkau bidadari penyejuk hati

hadirmu mampu pecahkan segala gundakku
yang memahami segala kekuranganku
mengajarkan arti sebuah ketulusan
serta memberi kebahagiaan

aku hanya bisa berdoa
kepada sang kuasa
agar selalu bersama-NYA

Sang Perantau

kaki terus melangkah berjalan
memaknai ayat-ayat kehidupan
selalu belajar hidup diri
dan membawa berjuta mimpi

mencoba tak diam beristirahat dikampung halaman
dari orang-orang yang ditinggalkan
berlelah- lelah manisnya lelah terasa setelah berjuang

aku melihat air menjadi rusak
karena diam tertahan
singa yang tak tinggalkan sarang
anak panah tak tinggalkan busur

aku ingin air yang mengalir menjadi jernih
tak akan keruh menggenang
seperti matahari terus bergerak
tak diam diorbitnya
seperti gaharu yang keluar dari hutan
seperti biji yang memisahkan diri dari tanah

semoga selalu dalam restu-NYA
serta lindungan dan bimbingan-NYA

Senin, 10 Maret 2014

Untukmu Ibu Pertiwi

kokoh sayap dan tegak tubuhmu
mengingatkan ceritamu masa lalu
melihat bendera berkibar
merah membara tertanam wibawa
putih suci penuh kharisma

akankah cerita hanya menjadi cerita
melihat garuda perkasa telah di lupakan
tameng baja pusaka tak difungsikan
pancasila hanya khayalan dan harapan

Wahai ibu peritiwi
bangunkan putra-putrimu
akankah hanya seorang diri
mengapa banyak orang tak peduli
melihat garuda yang perkasa ini

Wahai ibu peritiwi
bangunkan putra-putrimu
akankah diri ini berguna
bukan siapa-siapa
hanya teman dari garuda 
sahabat nusantara

yang ingin melihat angin menghembuskan
kain merah dan putihnya
sampai keujung dunia

Kamis, 06 Maret 2014

Hanya terindah bukan terbaik



Wahai Langit
tanyakan pada-NYA
mengapa saat ku berjalan menyusuri waktu yang lalu
Dia menciptakan rasa dan cinta
Dia menciptakan kegelisahan dalam relung jiwa

ketika membuka album kenangan dan tersenyum tiba-tiba
menimbulkan segudang tanya
menghimpun berjuta asa
menangis dalam tawa
kini semua telah menjadi dua

hanya bayangan yang tersisa
suka duka bersamanya adalah irama romantika
bukan sekedar dialektika hampa
menjadi lukisan indah penuh makna
tapi, tiada niat untuk membuat luka

karena kedekatan membawa malapetaka
keselamatan hanya dalam perpisahan
tak ada kata maupun sapa
berusaha menuju samudra cintanya
dengan sepotong doa sepercik irama rindunya

semoga kata maaf menghiasinya
dan tak akan menyalahkannya
karena aku mencintai-NYA
dan kini kuyakini bukan yang terbaik hanya terindah
semoga kau temukan kebahagiaan lalui dunia

biarkan sayap ini terbang dan bebas kembali
larut dalam pencarian yang terbaik-NYA

Sabtu, 01 Maret 2014

Malaiakat-Ku

Doamu yang tulus selalu menjagaku
pancaran kasih sayangmu
tak pernah surut sepanjang waktu

lembutnya belaianmu
mampu menyembuhkan kegelisahan hati
tiada yang seteduh laku pandangmu
membuatku tahu kau segalanya bagiku

tutur katamu yang selalu menemani
langkah menggapai semua impianku
serta segala pengorbananmu demi kesuksesanku

aku hanya orang yang tak tahu malu
malu akan sesuatu yang tulus
kau membuat sesuatumu kekal

beribu-ribu bantahan
beribu-ribu kata kasar dan kemarahan
beribu-ribu permintaan dan rasa yang selalu kekurangan
namun kau selalu menjawab dengan tutur lembut penuh kasih sayang

kau malaikat yang nyata bagiku
kau pembangkit semangat
kau sumber inspirasi
dan engkaulah yang mampu meneteskan air mata ini.

Selasa, 25 Februari 2014

Tiga Cinta

Sosok fatamorgana
hanya bayangan dan khayalan
berharap menempuh cerita
terbentuk cinta dari sang pencipta

demi-NYA yang tak mau
bukan aku tak bisa
oleh karena-NYA takkan tersentuh
biar indahnya memenuhi hasrat diriku
agar tak gila dibuat oleh bayangan yang tak sempurna
entah sampai kapan diwujudkan hendak-NYA

sosoknya yang saling berbeda
terbukti ada atau tiada
biarkan semua kembali pada pencipta-NYA.

Kamis, 20 Februari 2014

Pelangi

keindahan pelangi adalah senyumanmu
kau hadir memancarkan cahaya
dan menghangatkan hati

kau yang melambungkan bahagiaku
meneduhkan diri ini saat merapuh

cahaya-NYA menyinari wajahmu
yang sering bermain dimataku

kini kumengerti arti penantian
jika ingin melihat pelangi, maka tunggulah hingga hujan berhenti 
dan memahami makna gelombang sebelum daratan

Sabtu, 15 Februari 2014

Pernyataan Cinta


Bila tak kunyatakan keindahan-MU dalam kata,
Kusimpan kasih-MU dalam dada.
Bila kucium harum mawar tanpa cinta-MU,
Segera saja bagai duri bakarlah aku.
Meskipun aku diam tenang bagai ikan,
Tapi aku gelisah pula bagai ombak dalam lautan
Kau yang telah menutup rapat bibirku,
Tariklah misaiku ke dekat-MU.
Apakah maksud-MU?
Mana kutahu?
Aku hanya tahu bahwa aku siap dalam iringan ini selalu.
Kukunyah lagi menahan kepedihan kecuali mengenang-MU,
Bagai unta menahan biak makanannya,
Dan bagai unta yang geram mulutku berbusa.
Meskipun aku tinggal tersembunyi dan tidak bicara,
Di hadirat Kasih aku jelas dan nyata.
Aku bagai benih di bawah tanah,
Aku menanti tanda musim semi.
Hingga tanpa nafasku sendiri aku dapat bernafas wangi,
Dan tanpa kepalaku sendiri aku dapat membelai kepala lagi.

Dalam Diam Ku Harap

terdiam di dalam kebimbangan
terbuai bayangan fatamorgana
khayalan surga mimpi dikesunyian
menebar di ruang sela sela kalbu

mengurai arti tiada kunjung
seperti hal nya mencari dlm lingkaran
mengharap sebuah kepastian tiba
menghampiri hati ini yang hampa

sampai berapa abad lagi ku bertahan
di sini aku hanya mampu menanti
bila angan yang tetap tak pasti

termenung kusendiri
terpaut goresan tergambar diwajah
memupuk harapan agar tak pudar
terpaut rindu terpendam dalam jiwa

seperti kata yang tak sempat di ucapkan kayu kepada api
yang menjadikannya abu

seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada

Biarkan lah
di dalam diamku mencintai-MU

Sabtu, 01 Februari 2014

Suluk Cintaku

Ketika jasadku masuk ke dalam cinta-MU tiba-tiba sepercik cahaya menyelimuti hati dan ruhku kembali.

aku kini berada didalam ruang hampa, kesepian, diliputi oleh keheningan suara dan penuh kebimbangan.

kebanggaan telah menghancurkanku,
ketinggian telah merendahkanku,
serta perjalanan telah menemukanku.

Ditengah-tengah kehampaan jiwaku,
dan disaat akal dan nafsu mulai merajaiku.

Rasanya tak kuasa menahan airmata untuk mengingat-MU

Dengan ketulusan-MU menyembuhkan luka cintaku.

Karena dengan cinta-MU aku merasakan kasih sayang dan keabadian.

Minggu, 26 Januari 2014

Minggu 26 Januari



AKAL dan NAFSU selalu perang dalam jiwa tubuh ini.

apa pantas aku mendapatkan-MU ?"
lantas dimana letak wajah yang layak buatku disisi-MU.

begitu tulus kasih-MU terhadapku?

aku ingin selalu bersama-MU,
berubah dalam perubahan-MU,
serta dalam lindungan dan kebahagian-MU.