Bagaikan gelap tak kunjung terang
Ketika perjalanan detik melambat
Arah menit sedang tak bersahabat
Wanita malam jadi kenangan
Dalam suatu perjalanan
Memberi rayuan tentang kemesraan
Menatap cahaya di tengah kegelapan
Waktu membawaku berlari
Terus berlari, begitu cepat
Menarik paksa tubuhku yang telah rapuh
Tak lekang termakan waktu
Terjerat dalam kebingungan
Waktu yang merenggut manisnya kehidupan
Mengikis sisa kejayaan
Terlukis pada akhir goresan
Kepada calon bidadariku nanti
Maafkan aku yang bodoh ini
Tak pernah hati-hati menjaga hati
Berjatuhan kesana kemari