Di dalam perjalananku selalu penuh rasa ingin
Tetapi segalanya harus lepas berlalu bagai angin
aku ingin menjadi insan yang berbeda
tetapi lemahnya diri membuat tak ada daya
aku ingin menjadi api yang bisa menyala didalam air
walau akhirnya harus padam dan ikut mengalir
aku ingin menjadi awan padat nan kokoh diatap langit biru
walau didalam kopong terpaksa harus kubiarkan berlalu
aku ingin menjadi pelangi ditengah gelapnya malam
walau sinaran yang tak cukup membuatku tertelan dalam kelam
aku ingin menjadi malaikat pemberi berkah
walau tersirat didalam benak sepasang sayap ini patah
aku ingin menjadi guntur raksasa yang sanggup membelah bumi
walau diri ini yang terhanyut dan retak didalam mimpi
aku ingin didalam dinasti yang mana segala isi bumi mampu kurenggut
walau segala isi bumi memutar balik padaku menjelma maut
aku memang sangat ingin
Tapi hidup seperti berjalan dalam tuntunan Angin
aku ingin menjadi insan yang berbeda
tetapi lemahnya diri membuat tak ada daya
aku ingin menjadi api yang bisa menyala didalam air
walau akhirnya harus padam dan ikut mengalir
aku ingin menjadi awan padat nan kokoh diatap langit biru
walau didalam kopong terpaksa harus kubiarkan berlalu
aku ingin menjadi pelangi ditengah gelapnya malam
walau sinaran yang tak cukup membuatku tertelan dalam kelam
aku ingin menjadi malaikat pemberi berkah
walau tersirat didalam benak sepasang sayap ini patah
aku ingin menjadi guntur raksasa yang sanggup membelah bumi
walau diri ini yang terhanyut dan retak didalam mimpi
aku ingin didalam dinasti yang mana segala isi bumi mampu kurenggut
walau segala isi bumi memutar balik padaku menjelma maut
aku memang sangat ingin
Tapi hidup seperti berjalan dalam tuntunan Angin
ketika bibir
tak mampu lagi berucap
maka
biarkan jemari ini menari diatas huruf-huruf baku
mengabarkanmu tentang keadaanku yang semakin membeku
mengabarkanmu tentang keadaanku yang semakin membeku
dan ketika jemari ini pun tak bisa menari diatas aksara
maka izinkan kupetik tanda tanya dari rahimnya
masihkah kau merindunya…?
dan jika ternyata hanya tidur yang dapat mempertemukan kita
maka biarkan aku tertidur selamanya
Tuan…aku butuh DIA
maka izinkan kupetik tanda tanya dari rahimnya
masihkah kau merindunya…?
dan jika ternyata hanya tidur yang dapat mempertemukan kita
maka biarkan aku tertidur selamanya
Tuan…aku butuh DIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar