Minggu, 01 Januari 2017

Satu Januari

Malam ini begitu menerawang
Bagaikan gelap tak kunjung terang
Ketika perjalanan detik melambat
Arah menit sedang tak bersahabat

Wanita malam jadi kenangan
Dalam suatu perjalanan
Memberi rayuan tentang kemesraan
Menatap cahaya di tengah kegelapan

Waktu membawaku berlari
Terus berlari, begitu cepat
Menarik paksa tubuhku yang telah rapuh
Tak lekang termakan waktu

Terjerat dalam kebingungan
Waktu yang merenggut manisnya kehidupan
Mengikis sisa kejayaan
Terlukis pada akhir goresan

Kepada calon bidadariku nanti
Maafkan aku yang bodoh ini
Tak pernah hati-hati menjaga hati
Berjatuhan kesana kemari

Tidak ada komentar: