Senin, 01 Oktober 2018

Penyembuh dan Pembawa Luka

Kemarin luka
Hari ini bahagia
Dan esok luka lagi

Aku tak paham dengan kehidupan
Mungkin takdirnya seperti itu
Atau jalan yang di tempuh salah

Aku mengharapkan hari ini menjadi milikku seutuhnya
Aku ingin sekali menggenggam hari ini
Hari ini yang membuat lukaku hilang

Tapi aku sadar
Hari ini tak akan ada lagi
Aku harus menghadapi hari esok
Hari dimana luka itu akan kembali hadir

Minggu, 01 Januari 2017

Satu Januari

Malam ini begitu menerawang
Bagaikan gelap tak kunjung terang
Ketika perjalanan detik melambat
Arah menit sedang tak bersahabat

Wanita malam jadi kenangan
Dalam suatu perjalanan
Memberi rayuan tentang kemesraan
Menatap cahaya di tengah kegelapan

Waktu membawaku berlari
Terus berlari, begitu cepat
Menarik paksa tubuhku yang telah rapuh
Tak lekang termakan waktu

Terjerat dalam kebingungan
Waktu yang merenggut manisnya kehidupan
Mengikis sisa kejayaan
Terlukis pada akhir goresan

Kepada calon bidadariku nanti
Maafkan aku yang bodoh ini
Tak pernah hati-hati menjaga hati
Berjatuhan kesana kemari

Sabtu, 16 Juli 2016

Merpati Cinta

Aku tau kemana kamu terbang dan mendarat
aku tau semua tingkah lakumu yang lucu
dan aku juga tahu kemana arahmu terbang

tapi...tenang aku tidak akan mengganggu
aku tidak akan menangkap dan mengurungmu

justru aku akan membiarkanmu terbang bebas-nya
menghirup udara segar diluar sana

aku juga tidak memaksakan tuk kembali
biar semua terjadi secara alami

aku percaya kepada-nya
hanya merpati terbaiklah
yang tahu arah jalan pulang

Jumat, 10 Juni 2016

Terlihat Putih Padahal Hitam



saat ku coba terbebas
menelusuri jalan tanpa batas 
usahaku semakin hebat
berontak ku semakin kuat


dimana kuharus berpijak 
harapku bisa menjadi putih
namun kumenghitam disekitar putih 
kini yang kudapat tak kenal jati diri
  

tapi tuhanku maha penutup aibku
 hitam hidupku putih dimatamu
 hitam merasuk dalam warnaku
 dan baik nya diriku dusta bagiku


Akankah kau juga menjadi hitam dan putihku
 jika kehadiranku hanyalah hitam bagimu
 tak memberi cahaya kebahagiaan hidupmu
mungkin kepergianku adalah putih bagimu

  
tidak ada cinta yang benar 
tidak ada cinta yang salah
yang ada hanya pilihan untuk menjalani cinta-NYA
karena hidup tak sederhana hitam dan putih

Jumat, 01 Januari 2016

Untuk Sahabat dan Kekasihku



Di tahun baru ini mulai ku rindukan
Kedamaian itu kembali dalam hati ku
Dan menyimpan nya selalu
Untuk hari esok selamanya


Setiap saat terlintas bayangan kalian
Aku merasakan kekuatan
Mari bersama, maju hadapi rintangan
Dan temukan impian dan kebahagiaan
 
 
Saatnya waktuku untuk kalian
tersenyum untuk kalian
bahagia demi kalian
tertawa untuk kalian

Sobat, Kehadiranmu sudah lama kunanti
Seolah menjadi sinar yang mendadak datang
Waktunya kita terbang
Dan kita menjadi bintang

Kasih, kau wanita yang selalu tegar
disaat hidup ini terasa ditampar
Takdir kita jalani dengan penuh perjuangan
Bergelut dengan keadaan

Kamis, 31 Desember 2015

Pertemanan atau Kepentingan



  Awan hitam membawa kegelapan
Tak ada gunanya untuk penyesalan
Karena tak akan pernah ada jawaban
Yang tersisa hanya tinggal kenangan

Mungkin dulu satu tujuan
Berpadu dalam persahabatan
Membawa kepentingan atas dasar persaudaraan
Tapi kini persahabatan berlandaskan keuntungan

Dulu selalu ketulusan
Kini hanya kebutuhan
Dulu yang utama keikhlasan
Kini hanya berharap imbalan

Dulu membantu tanpa pamrih
Kini berharap jasa kembali
Dulu kita tak begini
Tapi kita seperti ini 

Dulu Makan sewajan bersama
Apapun lakukan bersama
Dulu satu arah
Kini Semua telah berubah
 
Benar kata kahlil Gibran
“Tidak ada teman sejati, yang ada hanyalah kepentingan.”

Selasa, 16 Desember 2014

Sang Pendosa Cinta


Hilang sebagian jiwaku
Hanyut terbawa aliran pengkhianatan cinta
Hancur relung hati di bawah naungan surga
Tertancap api asmara Sang Malaikat Cinta

Peri kecilku kini pergi jauh dari relung hati
Terbakar emosi cinta yang menghanyutkan mutiara jiwa
Jelang perih tak kuasa hati
Terperangkap jerami Sang Pengkhianat Cinta

Kini cahaya abadi cinta itu telah padam
Tenggelam pekatnya noda si pendosa
Bunga - bunga cinta surga telah berganti
Berganti racun Maha Besar cinta pendosa

Oh...Sang Penguasa Alam
Mengapa kau izinkan hati ini
Rasakan pahitnya hitam pekat cinta
Hingga kau remuk aku, kau kucilkan aku
Di naungan masyarakat
Sang Pecinta Abadi
Cahaya Surga
Cahaya Sang Para Malaikat Cinta