kala malam datang dan rasa kantuk
nikmati angin yang menusuk tulangku
terdiam menatap eloknya sang bintang
cahaya bulan terpancar terang
harapanku semakin terbuat
ku sadar apa yang kuharap
semakin terlena dan teringat
terhanyut ku terlelap
aku melihatmu didalam mimpi
ketika itu kau hadir tiba
terbentuk berdasar indah cipta sang kuasa
ku tersadar dalam mimpi itu
bagiku kau masa lalu
aku hanya memegang janji
bukan untuk memiliki, apalagi menyakiti
kini aku telah memilih
bukan berarti itu pasti
harapan, cita adalah misteri
setiap lantunan doaku
semoga bahagiamu disana akan selalu abadi
hingga waktunya nanti
dipertemukan-NYA kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar